Kamis, 02 Juli 2009

Taman Nasional Berbak

Taman Nasional Berbak merupakan kawasan konservasi lahan basah terluas di
Asia Tenggara. Taman Nasional ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Mentri
Kehutanan Nomor : 285/Kpts-II/1992, tanggal 26 Februari 1992 dengan luas 162.700
Ha, Sebagai Taman Nasional,Berbak mempunyai ekosistem yang masih asli, serta
keunikan ekosistem lahan basahnya yang merupakan satu kesatuan ekosistem hutan
rawa gambut dengan luas dua pertiga bagian dan hutan rawa air tawar yang
sepertiga bagian, serta adanya kawasan pantai yang merupakan kawasan
persinggahan burung-burung migran ditiap tahunnya.



Sebagai kawasan konservasi lahan basah yang masih asli dan unik serta
kepentingannya bagi dunia internasional, maka melalui Keppres No. 48 tahun 1991
kawasan ini dimasukkan kedalam kawasan konvensi Ramsar yaitu perlindungan lahan
basah secara internasional. Sebelumnya Berbak merupakan kawasan suaka marga
satwa yang penetapannya dilakukan sejak tahun 1935 oleh pemerintah Belanda.



Taman Nasional Berbak secara geografis terletak diantara 104 06" - 104 30" BT
dan 10 5" - 1 35' LS. Sedangkan secara administratif berada di dua wilayah
Kabupaten yaitu Kabupaten Tanjung Jabung dan Kabupaten Batanghari.



Taman Nasional Berbak yang terletak di pesisir pantai timur Jambi ini mempunyai
kondisi topografi yang relatif datar dengan ketinggian hanya mencapai 12,5 meter
diatas permukaan laut dan dipengaruhi oleh pasang surut air laut.



Taman Nasional Berbak sebagai kawasan dengan ekosistem lahan basah rawa-rawa
mempunyai ciri-ciri khusus yang ditandai dengan jenis-jenis vegetasi yang tahan
dengan genangan air. Perakaran dengan banir (akar papan) yang tinggi dan kokoh
serta akar-akar nafas menjadi pemandangan tersendiri.



Di kanan kiri sepanjang sungai akan banyak kita jumpai jenis vegetasi Rasau,
Bakung dan Rumput-rumputan. Selain itu daerah yang dipengaruhi oleh air asin
tegakkan awalnya selau dimuklai dengan pohon Nipah (Nypha)



Taman Nasional ini mempunyai 10 jenis pandan dari keluarga Pandanaceae. Bahkan
Lebih dari 27 jenis palem dari keluarga Aracaceae berada di kawasan ini,
menjadikannya sebagai kawasan dengan jenis palem yang dikenal terbanyak di
indonesia. Jenis palem yang termasuk kedalam tanaman hias langka adalah jenis
palem berdaun payung ( Johannesteijsmannia altifron)sertatumbuhan endemik Berbak
yaituLepidonia kingii lorantaceae yang berbunga besar berwarna merah/ungu.

Jenis pepohonan besar diantaranya Ramin (Gonystilus bancanus), Jelutung (Dyera
costulate), Durian(Durio carinatus), Pulai serta dari keluarga Dipterocarpaceae.



Jenis-jenis anggrek hutan masih banyak yang belum terungkapkan diantaranya
adalah anggrek harimau yang berbunga sepuluh tahun sekali.



Dengan menyusuri sungai-sungai utama maupun anak sungai dalam kawasan ini akan
dapat kita temukan berbagai hidupan liar. Burung-burung seperti Bebek hutan
(Cairina scutulata),semua jenis raja udang (Alcedenidae) serta 9 jenis Rangkong
yang hidup di Sumatera. Kawasan ini juga menyimpan Bangau Tontong (Leptotilus
javanicus). Pantai Cemara merupakan daerah persinggahan burung-burung migran
diantaranya Trulek, Trinil, dll. Taman Nasional ini diperkirakan menyimpan lebih
dari 300 jenis burung.



Beberapa jenis primata seperti Beruk(Macaca nemestrina), Kera ekor Panjang
(Macaca Fasticularis), Surih (Presbitis cristata) dan Siamang (Symphalangus
syndactylus)



Kehidupan liar di air diantaranya dari jenis reptilia yaitu Buaya Muara
(Crocodilus porosus). Buaya Air Tawar/Sinyulong (Tomistoma schegelii), Kura-kura
Gading (Orlita borneisnsis), Labi-labi serta Tutong (Batagur baska). Dari jenis
ikan terdapat Arwana dan Belida.



Beberapa jenis mamalia yang terdapat di kawasan ini diantaranya Tapir (Tapirus
indicus), Harimau Sumatera (Panther tigris sumatrensis), Beruang Madu (Helartos
malayanus).



POTENSI MENARIK TNB



Sebagai kawasan rawa-rawa dengan segala potensi yang ada didalamnya mempunyai
daya tarik dan tantangan tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.



Pengamatan Harimau



Taman Nasional ini merupakan habitat penting bagi satwa mamalia besar dan buas
ini. Disini anda akan dapat mengintai Harimau pada saat-saat tertentu (sore).
Melihat jejak dan mendengarkan suara dan pengaruhnya terhadap satwa lainnya.
Lokasi untuk melakukan kegiatan ini berada di Resort Air Hitam Dalam dan desa
sekitarnya serta Resort Air Hitam Laut.



Pertualangan Malam Dengan Buaya



Dua jenis buaya yang jumlahnya relatif masih banyak ini yaitu Buaya Muara/Katak
(Crocodilus porosus)dan Buaya Air/Sinyulong (Tomistoma schegelii). Petualangan
ini dilakukan pada malam hari terutama pada saat bulan gelap/mati. Hal ini
karenakan buaya kurang suka kondisi terang. Sarana yang dibutuhkan yaitu perahu
dayung dan senter. Dalam melakukan petualangan ini kita di tuntut ketenangan dan
kesabaran diri serta lingkungan yang tenang. Lokasi petualangan ini berada di
Sungai Air Hitam Laut, Air Hitam Dalam dan Sungai Benuh.



Pantai Cemara sebagai daerah persinggahan burung-burung migran dalam jumlah
ribuan ini cukup menarik untuk di nikmati, apalagi di tunjang dengan kondisi
selpanjang pantai yang ditumbuhi dlengan pohon cemara laut yang menjulang
keatas. Fasilitas yang digunakan yaitu menara pengintai dan teropong serta buku
tentang burung. Lokasi di Resort Labuan Pering, desa Sungai Cemara





Mengarungi Sungai Air Hitam Dalam



Sungai Air Hitam Dalam mempunyai pemandangan fenomena alam yang sangat indah,
menarik dan masih alami. Airnya yang tenang dengan kondisi alam hutan
menimbulkan keteduhan dan ketenangan jiwa sebagai pelepas kebisingan dan
kepenatan kota.



BAGAIMANA CARA MENCAPAINYA



Untuk mengunjungi Taman Nasional Berbak dapat ditempuh dengan menggunakan
perjalanan darat dan air. Perjalanan dilakukan dari Jambi dengan menggunakan
mobil menuju Suak Kandis yang di tempuh selama 1,5 jam. Disini anda akan
mendaptkan informasi awal tentang Taman Nasional Berbak di Pusat informasi dan
Penyuluhan Taman Nasional Berbak. Perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan
speed boat menuju lokasi wisata pertama yaitu Air Hitam Dalam selama 45 menit.
Anda dapat beristirahat sejenak di Kantor Resort Air Hitam Dalam.



Bila anda menginginkan ke Nipah Panjang dapat ditempuh dengan menggunakan speed
boat selam 45 menit. Untuk menuju Resort Air Hitam Laut bila cuaca tenang dapat
menggunakan speed boat melalui laut selam 2,5 jam, bila menggunakan perahu laut
/pompong kurang lebih selam 4-5 jam. Untuk menuju lokasi pantai Cemara dapat
ditempuh dengan speed boat selama 30 menit.



Untuk keamanan dan kemudahan sebelumnya pengunjung diharafkan meminta izin dari
kantor Unit Taman Nasional Berbak.



Beberapa puluh kilometer dari ibukota Propinsi Jambi, terdapat sebuah kawasan di
pantai Timur Sumatera. Kawasan tersebut mempunyai potensi yang tidak terhingga,
mulai dari keanekaragaman flora, fauna sampai keindahan panorama alamnya. Itulah
Taman Nasional Berbak.

0 komentar:

Poskan Komentar